Jumat, 06 Januari 2017

~ Menapak Windu Lelakiku ~

Lelakiku..
Jingga di ufuk timur
Bersinau-sinau hangat
Menembus lembut pagi kita
Seiring embun yang berlalu
Bersulih angkuhnya
Semburat sang mentari

Lelakiku..
Engkau masih melangkah
Dari gelanggang ke gelanggang
Dengan aneka penantang
Dalam gamit lenganku
Beriring tanpa bilah
Tak ada lelah
Pun tak tampak payah

Lelakiku..
Telah genap satu windu
Ku menjadi saksi
Tap! tap! tap!
Deru langkah kecilmu
Mantap menapak
Tak serupa langkah dari-dari 
Meski bukan juga sebuah langkah tegap

Lelakiku..
Tetaplah melaju
Menuju babak demi babak
Di episode panjang Sang Sutradara
Menikmati setiap bagian adegan-Nya

Lelakiku..
Kelak ku kan tiba
Dalam senyap di ujung letihku
Saat lenganku
Tak lagi kuasa
Menggamit lembut engkau
Tetaplah dalam lajumu
Tap! tap! tap!
Dengan irama yang tetap sama

Lelakiku..
Selamat menapaki windu
Ini windu pertamamu
Tetap dalam balutan cinta
Di langit hati kami
Yang senantiasa sarat
Dengan ronce do’a tanpa jeda
Untukmu, lelakiku..!


Bidara, 05/01/17

Dedicated for :

8th birthday moment
Yusuf Fakhri Az-Zukhruf






2 komentar:

  1. Membacanya terharu....
    Teringat almarhum anak yang lahir dan kembali 5 tahun yang lalu


    Semoga Ananda Yusuf Fakhri Az-Zukhruf menjadi anak yang solih, manfaat dunia akhirat, dan menjadi Qurrata a'yun to ortu n agama...aamiin

    BalasHapus
  2. Duh.. nderek belasungkawa njih jeng atas kepergian ananda ke pangkuan-Nya.. Semoga senantiasa ikhlas dan ananda bisa menjadi "tabungan" buat kedua orang tuanya kelak untuk jalan menuju jannah-Nya.

    Matur nembah nuwun juga untuk do'anya buat ragilku yang beberapa waktu lalu Alhamdulillah telah genap 8 tahun usianya.
    Semoga semua do'a yang baik kembali baik juga ke panjenengan sekeluarga..
    Amin YRA..

    BalasHapus

~ Menyerah ~

biar saja ku tetap di sini sebagai ilalang mungkin yang menunggu embus angin untuk dapat sekedar meliukkan batangku atau sebagai dedaun...