Jumat, 19 Mei 2017

~ Di Ujung Penantian ~

kabut kian berarak
gelap tak bertepi
kelam tanpa pendar cahaya
tak kuasa lagi kueja ia sebagai halimun
sebab ia adalah badai
yang berembus di sisa lelahku
dalam penantian yang tak berujung
atas cerita kita
yang masih saja tertunda

demikian sulitnya
kugapai engkau
meski telah kucoba
meraih dingin hatimu
pada setiap embus nafasku
yang semakin kerontang
tanpa lembab harapku atas engkau
 
bilakah engkau singgah
di singgasana hatiku
yang telah kuselimuti
dengan buih cintaku
yang senantiasa beriak
menanti sentuhmu

yayi..



Balaraja, 190517

Tidak ada komentar:

Posting Komentar