Selasa, 31 Juli 2018

~ acuhku pada adamu ~

entahlah
segala senyap ini
adalah riuh bagimu
begitu katamu

lanjutkan saja langkahmu
lalu biarkan anganmu
mengembara ke savana luas
hingga kelak pekat malam
telah menjemputmu
tanpaku..

gigil pada awal malamku
tanpa gemintang di sana
lembab berpagut gulita
terasa demikian nisbi

serupa acuhku
atas adamu
yang t'lah bersulih makna
menjadi tiadaku

pergilah
jinjing saja angkuhmu
lalu biarkan jemawa
memeluk erat pandirmu

wahai!

DW
Tigaraksa, 31/07/2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

~ Menyerah ~

biar saja ku tetap di sini sebagai ilalang mungkin yang menunggu embus angin untuk dapat sekedar meliukkan batangku atau sebagai dedaun...