saat engkau
dalam pencarian
semburat mentari
yang kau harap
hangat menembus pori-pori
entah mengapa
awan berarak menyaput cakrawala
tiba-tiba..
sinar hangat yang kau harap
berganti setangkup pilu yang hinggap
tak nampak semburat surya
pun selarik senyum
seolah sirna tanpa jejak
mentarimu telah bulat
mohon pamit
demi seuntai bahagia
yang kan kau songsong
bersama rindumu
biar,
biarkan ia berlalu
sejurus senandung elegi
masih terdengar menyayat jiwa
iringi kepergian cahyamu
menuju senja cakrawala kita
Adinda...
Balaraja, 07/02/2017
Selasa, 07 Februari 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
~ Di Ujung Lelah ~
tiba di ujung lelah dalam semu senyum atas pemaklumanku pergilah kini ke luas samudra yang engkau pilih tanpa aku di buritan kapalm...
-
Ini gegara semalem denger mantan pacar ngobrol sama gengnya -ibu2 komplek- ngomongin rapotan kemarin dan ada yang "curhat" karena ...
-
Pak, aku kangen...! Jarik ombo yang dulu dipakai menggendongku sambil disambi kemana-mana itu masih ada pak? Pasti warnanya udah njeblug ...
-
Lelakiku.. Jingga di ufuk timur Bersinau-sinau hangat Menembus lembut pagi kita Seiring embun yang berlalu Bersulih angkuhnya Semburat sang ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar